Print

KA'BAH

Ka'bah selalu dekat di hati setiap Muslimin, karena yang utama Ka'bah adalah kiblat (arah) seluruh ummat dimanapun ia berada, waktu mengerjakan shalat. Sedemikian dekatnya kata Ka’bah itu di hati ummat Nabi Muhammad SAW., tidak ada menanyakan apa arti Ka'bah itu, mengapa dinamakan Ka'bah, juga tidak dipersoalkan Ka'bah itu dibangun dan oleh siapa.

Semula Ka'bah dikenal dengan nama Baitul Haram (rumah suci). Kemudian dinamakan Ka'bah karena ia persegi empat (kubus), yang dalam bahasa Arab setiap bangunan yang persegi empat dinamakan Ka'bah. Sementara itu ada pendapat yang mengatakan bahwa bangunan tersebut dinamakan Ka'bah karena ia unik dan letaknya tinggi dari tanah. Disebutkan dalam sejarah bahwa pembangunan Ka'bah berlangsung sebanyak dua belas generasi. Pembuatan yang pertama dilakukan oleh Malaikat, dua ribu tahun sebelum Nabi Adam diciptakan, sebagai tempat thawafnya para malaikat di bumi.